Di atas ada karakter anime seperti Benny, Dutch, Revy (karakter favorit saya), dan Rock.
Menurut saya, anime ini bagus ya... bisa melawak dan bercanda. dan terutama melihat aksi menawan Revy sangat persis dengan Lara Croft dalam Tomb Raider
Tapi yang paling membuat saya kelihatan miris melihatnya adalah... Mereka adalah PEROKOK!!! Ya, perokok. Hanya Benny yang tidak merokok selama 24 episode berlangsung dari episode 1 hingga habis! Itu tidak masuk akal. Tidak seperti Lara croft yang memang tidak merokok selama acara berlangsung di film, hanya Revy sendiri yang merokok. Padahal, mereka sangat cantik bermain menembak musuh dengan 2 pistol di tangan mereka. Anda sendiri tahu bahwa rokok itu tidak bagus untuk wanita dan tidak juga bagus untuk pria, apalagi anak-anak. itu alasan pertama kenapa saya benci melihat adegan itu.
NB: Dilarang Merokok Ya teman-teman!
alasan yang kedua adalah gaya lawak dari anime itu sendiri. Gaya lawaknya menurut saya bercampur aduk dengan gaya cerita Pulp Fiction, dan aku rasa anime ini hanya "mengekor" dari gaya cerita Quentin Tarantino sendiri. jadi, tidak jauh berbeda dengan film Pulp Fiction. Lawaknya lebih mendekati ke arah "kasarnya" ketimbang "alami dari komedi" itu sendiri.
NB: Film dari Quentin Tarantino (kesukaan saya) hanya 1, yaitu Inglourious Basterds.
alasan terakhir adalah tidak ada kesan romantis antara Revy dan Rock. Maksudku, lihatlah. ini tidak seperti Shikamaru Nara dan Temari dari anime Naruto.Untuk Shikamaru dan Temari sendiri, terkesan biasa-biasa saja setelah jalan bareng selama episode berlangsung. Tetapi untuk Revy dan Rock, kelihatan lebih jauh dari kata "biasa", lebih menjemukan. karena selama anime berlangsung, Rock kelihatan "lebih lengah" terhadap situasi apapun (contohnya penculikan).
sedangkan untuk Shikamaru, dia sendiri "cepat bertindak" terhadap situasi apapun dengan jeli.
Walaupun Revy mirip seperti Temari (karakter favorit saya juga), namun dia tidak sama seperti Temari. Revy lebih sering merokok selama episode berlangsung, sedangkan Temari, dia tidak merokok selama episode berlangsung. Temari sendiri bahkan lebih tegas dan lebih care kepada Shikamaru, ketimbang Revy terhadap Rock, yang selalu saja merokok bareng setiap episodenya, tanpa melihat bahaya kesehatan mereka sendiri juga. Selamat untuk Temari.
Itulah cerita saya tentang pengalaman saya nonton black laggon. Walau ceritanya bagus, sayangnya ini hanya untuk orang dewasa.Yah, walaupun juga mode ceritanya mirip One Piece (dengan gaya bajak lautnya), tapi tetap saja akan mirip seperti Naruto (dengan gaya cerita idealnya). Kalau aku jadi sutradara live-actionnya atau anime daur ulangnya, akan kuhapus semua adegan rokok dari Black Lagoon, supaya para karakter tetap sehat sedia kala dan lebih fit dalam bermain perannya masing-masing, serta menjadi "contoh yang baik" di tengah animo anak muda yang sedang menonton anime-nya. Amin.






Geen opmerkings nie:
Plaas 'n opmerking